Al Quran sebagai Sumber Ajaran Islam Yang Pertama

Al Quran secara harfiah dapat diartikan bacaan. Sedangkan secara utuh Al Quran merupakan wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad untuk disampaikan kepada umat manusia.

Wahyu yang diterima bisa melalui mimpi, suara lonceng, malaikat yang menampakkan diri sebagai laki- laki, dll.

Sebagai sumber ajaran umat Islam, Al Quran terdiri dari ayat- ayat. Ayat- ayat Al Quran itu sendiri dapat dibedakan menjadi dua macam , yaitu ayat Makkiyah dan ayat Madaniaah. Ayat Makkiyah merupakan ayat- ayat Al Quran yang diturunkan sebelum periode hijarah. Isi yang terkandung dalam ayat- ayat Makkiyah menggambarkan keadaan Mekkah, meski tidak tidak diturunkan di kota Mekkah. Sedangkan ayat Madaniah merupakan ayat- ayat Al Quran yang diturunkan sesudah hijrah.

Ayat- ayat Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad secara berangsur- angsur. Menurut Quraish Shihab, periodisasi turunnya Al Quran adalah sebagai berikut.

a. Periode I ( Periode Makkiyah 4 tahun pertama ).
Pada periode ini dakwah Nabi terbatas pada orang- orang tertentu. Sifat dari ayat adalah bagaimana nabi bersikap, sifat- sifat Tuhan dan kritik terhadap kehidupan Mekkah

b. Periode II ( Periode Makkiyah 8 tahun yang mengiringi )
Pada periode ini dakwah Nabi dilakukan secara terbuka dan respon terhadap ajaran tersebut sudah terlihat. Isi ayat berupa ancaman- ancaman bila tidak mengikuti ajaran yang dismapaikan Nabi Muhammad SAW, kisah- kisah Nabi terdahulu, dan gambaran surga- neraka.

c. Periode III ( Periode Madaniah )
Ajaran Islam pada masa ini dapat dilaksanakan secara bebas. Isi ayatnya berupa aturan- aturan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, membimbing manusia menuju jalan yang diridhai Allah SWT serta mendorong kaum muslimin untuk berjihad di jalan Allah SWT.

Hikmah diturunkannya Al Quran secara berangsur- angsur antara lain,
• Agar lebih mudah dimengerti dan dilaksanakan.
• Turunnya suatu ayat sesuai dengan peristiwa- peristiwa yang terjadi akan lebih mengesankan dan lebih berpengaruh di hati.
• Memudahkan penghafalan.
• Ada ayat- ayat yang merupakan jawaban- jawaban dari pertanyaan/ penolakan terhadap suatu pendapat/ perbuatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s