Peradaban Asia-Afrika (4)

Peradaban Lembah Sungai Nil

Peradaban ini terletak di Mesir. Mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani. Tanaman yang dikembangkan dalam bidang pertanian antara lain menanam jelai, sekoi, gandum dan bahan-bahan sandang. Selain itu ada juga yang mata pencahariannya di bidang perdagangan.

Kepercayaan mereka adalah politheisme. Dewa tertinggi adalah Re (dewa matahari). Kemudian ada dewa Osiris yang tugasnya menghakimi dan merajai orang yang telah meninggal. Isteri dewa Osiris adalah Isis yang merupakan Dewa Sungai Nil (air). Binatang-binatang yang dikeramatkan oleh masyarakat pada peradaban ini adalah buaya, sapi jantan dan kucing.

Kebudayaan yang berkembang meliputi tulisan-tulisan/ hieroglyph. Tulisan-tulisan ada yang ditulis pada batu, papyrus dengan pena dari jerami dan bahkan mereka sudah mengenal tinta. Penanggalan peradaban ini terdiri dari 12 bulan, dimana tiap bulan terdiri dari 30 hari. Bangunan yang terkenal pada peradaban Lembah Sungai Nil, Mesir adalah Piramida yang berfungsi sebagai kuburan raja- raja Mesir. Piramida terbesar adalah Cheops dengan ketinggian 137 meter. Di depan piramida terdapat Sphinx, yaitu patung singa berkepala manusia.

Pemimpin yang memegang tampu kekuasaan di Mesir adalah Firaun (Pharaoh). Firaun bersama para bansawan merupakan pemilik tanah yang luas di Mesir. System pertanian dikembangkan pola pajak hasil bumi. Petani diwajibkan menyerahkan 1/5 hasil bumi kepada Firaun. Sedangkan pendeta tidak mendapat kewajiban tersebut. Bahkan pendeta berkuasa atas tanah kuil dan bebas dari dinas tentara/ bebas wajib militer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s