Peradaban Asia-Afrika (3)

Peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris

Daerah yang berada di antara Sungai Eufrat dan Tigris sering disebut Mesopotamia. Daerah ini sering disebut Fertile Crescent karena bentuknya menyerupai ambar bulan sabit. Penduduk yang menghuni wilayah ini berasal dari rumpun Semit. Mereka hidup secara semi nomadic.

1. Bangsa Sumeria yang berasal dari daerah Susa. Ibukota berada di Ur. Secara umum tata kota/ tata bangunan dibuat dari batu bata. Kebudayaan yang berkembang meliputi pandai membuat kain lena, mengenal tembaga, mengenal abjad( tulisan paku ), mengenal kalender dan angka. Adat yang biasa di kalangan masyarakat adalah apabila raja mati maka pengawal, dll pun harus mati. Untuk system kepercayaan, mereka menganut politheisme (mengenal banyak dewa ), dengan pusat keagamaan di kota Nippur.

2. Akkadia, bangsa yang juga berasal dari rumpun Semit. Ketika Akkadia dipimpin oleh Sargon, Akkadia melawan/ menentang Sumeria. Pola hidup lebih maju daripada bangsa Sumeria, meski mereka hidup bercampur. Bangsa Akkadia sudah hidup menetap. Tetapi dalam hal kepercayaan, bangsa Akkadia masih menanut politheisme. Pada bangsa ini terdapat cerita pahlawan, Gilgamesh.

3. Babilonia dengan ibukota Babilon. Babilon masih termasuk rumpun Semit juga. Pemimpin Babilon Tua/ Lama adalah Raja Hammurabi. Pada masa pemerintahan ini perdagangan Babilon ramai, di mana Sungai Uefrat dan Tigris menjadi pusat pelayaran. Pemerintah sudah menetapkan pajak secara tertib dan hati- hati. Kebanyakan mata pencaharian penduduknya adalah dalam bidang pertanian dan perdagangan. Sedangkan kepercayaanya adalah politheisme, dalam pelaksanaan keagamaan pendeta sangat berperan penting. Sepeninggal Hammurabi, Babilon mengalami kemunduran. Babilon diserang oleh bangsa Hitit. Bangsa Hitit kemudian menetap di Mesopotamia.

4. Assiria. Bangsa Assiria mengambil kebudayaan Sumeria. Kota Assur dan Niniveh dibangun. Pada 1300 SM Assiria memerdekakan diri. Assiria mengalami kemajuan pada masa raja Assurbanipal. Assurbanipal memperluas wilayah sampai ke Mesir. Layaknya raja di masa lalu, Assurbanipal dalam memerintah dengan kekuasaan mutlak seperti dewa. Banyak hal yang dipelajarinya, misalnya astrologi, astronomi, huruf paku yang disempurnakan. Dalam hal pembangunan, bangunan- bangunan di Niniveh dibuat dari batu bata tanah liat yang dijemur. Bangunan tersebut dihiasi relief dan halus. Pada 612 SM Assiria diserbu oleh bangsa Kaldes, babilonia, Parsi dan Medio.

5. Babilonia Baru.(bangsa Chaldea). Ibukotanya dibangun dan menjadi pusat pemerintahan. Masa kejayaan dialami pada masa Raja Nebukadnezar (612-536 SM). Pada masa ini sudah dibuat jembatan untuk sarana hubungan lalu lintas di Niniveh. Peninggalan yang terkenal adalah taman gantung.

6. Persia/ Iran. Pada awalnya wilayah ini dikuasai Media. Kemudian dengan dipimpin Cyrus pada 550 SM Persia memerdekakan diri. Kemudian pada masa Raja Darius wilayah Persia semakin luas. System kepercayaan yang berkembang adalah memuja dewa. Menurut Zarathrusta ada 2dewa yaitu dewa kebaikan ( ahura Mazda ) dan dewa kejahatan ( Ahriman). Kitab suci mereka adalah Avesta, sedangkan kepercayaan mereka sering disebut Zend Avesta.

7. Israel/ Yahudi. Kepercayaan yang dianut bangsa ini adalah monotheisme. Israel merupakan keturunan nabi Ibrahim, Ishak dan Yakub. Ketika diusir oleh Firaun, mereka ke Palestina. Israel terdiri 12 suku. Raja mereka adalah Daud dan Sulaiman yang memimpin negara menjadi negara yang kuat dan makmur. Kemudian mereka mendirikan rumah ibadah di puncak Gunung Zion.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s