SEJARAH PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Pendidikan di Indonesia saat ini sangat diperhatikan oleh pemerintah, dilihat dari program wajib belajar 9 tahun, program BOS, dll. Jika menilik perkembangan pendidikan masa sekarang ini maka akan muncul pertanyaan di benak kita, bagaimanakah pendidikan di wilayah Indonesia ketika masih dijajah?
Pelaksanaan pendidikan bai bangsa Indonesia oleh pemerintah colonial Belanda memiliki ciri- ciri khusus yaitu
• Penerapan prinsip gradualisme. Artinya pendidikan berjalan berangsur- angsur, lambat dan bertahap.
• Dijalankan system dualism dalam pendidikan yang membedakan pendidikan untuk penduduk pribumi dan anak- anak Belanda.
• Pendidikan dilaksanakan dengan suatu keterbatasan tujuan yaitu dalam rangka pemenuhan pegawai administrasi Belanda.
• Tidak ada perencanaan pendidikan yang sistematis untuk penduduk pribumi.
• Melaksanakan prinsip konkordansi yaitu penggunaan kurikulum yang sama seperti kurikulum bagi sekolah- sekolah di negeri Belanda.
Sekolah- sekolah yang didirikan pemerintah Belanda antara lain :
a. Pendidikan rendah setingkat SD
1. Dengan bahasa pengantar bahasa Belanda ada 2 macam yaitu ELS dan EKS.
• ELS ( Europesche Lagere School )ditujukan untuk keturunan Eropa, Timur Asing dan tokoh terkemuka dari pribumi. Lama sekolah 7 tahun.
• EKS ( Eerste Klasse School ) Kelas Angka 1 yang terdiri dari HCS (Hollandsch-Chiinesche School) dan HIS ( Hollands- Inlandsche School ).
2. Dengan bahasa pengantar bahasa daerah
Tweede Klasse School( Sekolah Kelas 2) untuk golongan pribumi yang ditempuh selama 5 tahun.
Volksshool ( Sekolah Desa ) untuk pribumi dan lama belajar 3 tahun.
Vervolgschool ( Sekolah Sambungan ) : sekolah kelanjuta Sekolah Desa, lama belajar 2 tahun.
Schakel School ( Sekolah Peralihan ): sekolah peralihan dari sekolah Desa ke Sekolah Dasar.
b. Pendidikan Menengah setingkat SMP dan SMK
Technisch Onderwijs ( Pendidikan Teknik )
Handles Onderwijs ( Pendidikan dagang )
Landbouw Onderwijs ( pendidikan Pertanian )
Kweekshool ( Sekolah Keguruan )
Meisjes Vakonderwijs ( Pendidikan kejuruan Kewanitaan)
c. Pendidikan Menengah setingkat SMP/SMU
Meer Uitgebreid lager Onderwijs ( MULO ); kelanjutan Sekolah rendah
Algemeene Middelbare School (AMS) :kelanjutan MULO
Hoogere Burger School ; kelanjutan ELS
School Tot Opleiding van Inlandshe Arsten (STOVIA ) ;sekolah untuk mendidik Dokter Pribumi.
d. Pendidikan Tinggi
Geneeskundige Hooge School (GHS); Sekolah Tinggi Kedokteran, berdiri tahun 1927 di Jakarta dan lama belajar 6 tahun.
Rechtskundige Hooge School (RHS ) ; Sekolah Tinggi Hukum, berdiri tahun 1924, lama belajar 5 tahun.
Technische Hooge School (THS ) ; Sekolah Tinggi Teknik, berdiri tahun 1920 di Bandung. Pada perkembanannya THS berubah menjadi ITB.
Selain itu, Belanda juga mengembangkan sekolah yang bertujuan menyebarkan agama Kristen Protestan. Misalnya Nederkandsche Zendingsvereeniging di Jepara dan Bandung. Utrechtsche Zendingsvereeniging di Papua, Halmahera dan Buru. Serta Rheinische Missiongessellschaft di Sumatera Utara.
Foto MULO
th (5)
Foto STOVIA
th (4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s