Muhammad dan Pembentukan Umat

Sumber tulisan dari materi kuliah Sejarah Islam semester III Prodi Pendidikan Sejarah UNY yang diampu bapak Ajat Sudrajat.

Sebelum kedatangan Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, struktur sosial masyarakat Arab berfondasikan unsur kesukuan. Ikatan dan solidaritas sosial di antara mereka didasarkan pada unsur kekerabatan dan pertalian darah. Suku terdiri dari beberapa bani dan bani terdiri dari beberapa keluarga. Model kesukuan (asobiah) dan struktur alamnya menyebabkan penduduknya sering terlibat dalam konflik perang antar suku yang berkepanjangan.
Perang bagi mereka berarti kekuatan suku sehingga penduduk laki-laki sangat diutamakan. Akibatnya penghargaan terhadap perempuan mengalami pengurangan.
Sedangkan struktur keagamaan masyarakat Arab bercorak politheis, dengan Hubal sebagai dewa tertinggi. Kemudian ada model trinitas yaitu Latta, Uzza dan Manatta.
Dalam dunia politik, ada pembagian kekuasaan di antara kepala keluarga Quraisy dalam mengatur kekuasaan di Mekkah.
Dalam perkembangannya, Islam kemudian hadir dengan dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Kedatangan Islam mendapat tantangan dari suku Quraisy karena Islam bertentangan dengan keyakinan yang sudah ada. Suku Quraisy juga khawatir adanya ancaman perubahan dalam struktur masyarakat dan ancaman- ancaman terhadap kepentingan politik dan perdagangan mereka terutama dengan praktek riba.
Ajaran yang ditekankan Nabi Muhammad SAW pada periode awal adalah monotheisme. Selain itu juga keadilan sosial, ekonomi dan hari pengadilan atau pertanggungjawaban akhir perbuatan manusia.
Ketika berdakwah pada periode Mekkah, Nabi Muhammad berkedudukan sebagai kepala agama( fungsi spiritual), bukan sebagai pemimpin kenegaraan karena Nabi Muhammad SAW belum bisa mengorganisasi pengikutnya. Tetapi setelah periode Madinah, Nabi Muhammad SAW berkedudukan sebagai pemimpin agama (fungsi Spiritual) dan pemimpin kenegaraan(kepala Negara/ fungsi temporal ) sekaligus. Hal ini dikarenakan Nabi Muhammad telah mampu mengorganisasi para pengikutnya.
Target utama Nabi Muhammad ketika berada di Madinah adalah meng-Islamkan Mekkah karena secara tradisional Mekkah merupakan tempat pusat peribadatan dan dengan islamnya suku- suku di Mekkah (yang antara lain terdiri dari keluarga nabi) akan semakin mengokohkan keberadaan agama yang dibawanya. Di Madinah pula Nabi Muhammad SAW bias mengintegrasikan kelompok pendatang ( Muhajirin ) dengan penduduk asli ( Anshar ). Selain itu juga mengintegrasikan suku- suku penduduknya Madinah serta penduduknya yang beragam agamanya, antara lain dengan membuat sebuah pakta kesepakatan yang disebut Plan Madinah ( Piagam Madinah ).
Isi dari Plan Madinah/ Piagam Madinah antara lain
a. Orang Yahudi dan Islam akan membentuk suatu masyarakat bersama dan bebas menjalankan agama
b. Orang Yahudi akan bergabung dengan Islam dalam mempertahankan kota Madinah
c. Kota Madinah merupakan tempat yang suci dan aman bagi mereka yang menyepakati piagam ini
d. Semua perselisihan di antara mereka diselesaikan oleh Nabi.
Dengan datangnya Islam maka telah merubah ikatan kesukuan yang berdasarkan kekerabatan dan ikatan darah menjadi ikatan yang berdasarkan pada keimanan. Apabila ada peperangan yang dilakukan nabi maka hal ini dikarenakan situasi yang tercipta sejak awal yaitu permasalahan yang telah ditanamkan suku Quraisy dan juga karena pengkhianatan orang- orang Yahudi dan Nasrani yang bersekutu dengan Mekkah.
Pada akhir kehidupannya, nabi Muhammad juga melakukan diplomasi politik ke beberapa Negara di luar Arab yaitu mengirimkan surat yang isinya berupa ajakan masuk Islam untuk Raja Ethiophia, gubernur Mesir ( Muqouqis), kaisar Bizantium dan Persia. Sebelum nabi wafat, beliau telah menciptakan terbinanya persaudaraan universal yang berdasarkan iman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s