BAHAN AJAR IPS SEJARAH KELAS VII

Perkembangan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa Hindu- Budha di Indonesia

  • Perkembangan agama Hindu

Agama Hindu pertama kali muncul di India, kemudian menyebar di berbagai wilayah termasuk Indonesia. Dalam agama hindu dikenal sistem kasta / caturwarna :

  • Kasta Brahmana
  • Kasta Ksatria
  • Kasta Waisya
  • Kasta Sudra

Dewa Trimurti :

  • Dewa Brahma
  • Dewa Wisnu
  • Dewa Syiwa

Kitab : Weda. Weda terdiri 4 himpunan/ samhita

  • Rigweda : syair pujian pada dewa
  • Samaweda : nyanyian pemujaan
  • Yajurweda : pedoman pengorbanan
  • Atharwaweda : mantra- mantra gaib

Teori masuknya Hindu di Indonesia

  • Teori Brahmana. Agama Hindu disebarkan oleh golongan Brahmana. ( JC Van Leur)
  • Teori Ksatria. Agama Hindu disebarkan oleh golongan Ksatria. ( FDK Bosch )
  • Teori Waisya Agama Hindu disebarkan oleh golongan Waisya. ( NJ Krom)
  • Teori Sudra. Agama Hindu disebarkan oleh golongan Sudra
  • Perkembangan agama Budha

Agama Budha juga muncul di India, sebagai aksi protes  golongan Ksatria terhadap dominasi golongan Brahmana dalam menyebarkan agama Hindu. Agama Budha lahir di Lembah Sungai Gangga (Kapilawastu), dipelopori Sidharta Gautama. Sidharta Gautama lahir di kerajaan Kapilawastu, ayahnya : Raja Sudhodhana, ibunya : Dewi Maya.

  • Sidharta Gautama bertapa di bawah pohon boddhi dan memperoleh kesempurnaan ( di Bodh Gaya)
  • Sang Budha berdakwah pertama kali di taman rusa Sarnath, dekat Benares.
  • Sang Budha wafat di Kusinagara.

Kitab suci :Tripitaka ( tiga keranjang ):

  • Winayapitaka : peraturan hukum agama Budha
  • Sutrantapitaka : wejangan- wejangan sang Budha
  • Abhidharmapitaka : keterangan dan penjelasan mengenai keagamaan.

Pemeluk agama Budha

  • Sanggha yang tinggal di biara. Biksu ( laki-laki ) dan Biksuni ( perempuan )
  • Sanggha yang tinggal di lingkungan masyarakat biasa. Upasaka ( laki-laki) dan Upasika ( perempuan )

Aliran agama  Budha

  • Budha Mahayana (kendaraan besar) : aliran agama Budha yang berpendapat untuk masuk nirwana bisa dilakukan dengan kerjasama. Orang  yang bisa menolong masuk surga/ nirwana : Bodhisatwa ( pria ) dan Tara ( perempuan ). Berkembang di Indonesia, Cina, Tibet, Jepang.
  • Budha Hinayana (kendaraan kecil ) : aliran agama Budha yang berpendapat untuk masuk nirwana harus berusaha sendiri- sendiri. Berkembang di Thailand, Srilangka, Myanmar.

KERAJAAN YANG BERCORAK HINDU BUDHA  DI INDONESIA

Hindu – Budha masuk ke Indonesia sekitar abad ke 5 Masehi. Hal ini menandai awal masa sejarah di Indonesia.

  1. 1.      KERAJAAN KUTAI

Letak : sekitar hulu sungai Mahakam, Kalimantan Timur

Peninggalan : 7 prasasti Yupa

Isi Prasasti :

  1. Raja Kutai : Kudungga, Aswawarman, Mulawarman
  2. Raja Mulawarman memberikan hadiah kepada para brahmana berupa sapi sejumlah 20.000

Masa Mulawarman mencapai masa kejayaan. Kegiatan perekonomian cukup maju

2.   KERAJAAN  TARUMANEGARA

Letak : Jawa Barat

Raja : Purnawarman

Peninggalan :

1. Prasasti Ciareuteun

2. Prasasti Kebon Kopi

3. Prasasti Jambu

4. Prasasti Pasir Awi

5. Prasasti Muara Cianten

3.   MATARAM KUNO

  • Letak : Jawa Tengah
  • Raja yang memimpin semula dari dinasti Sanjaya. Tapi setelah Rakai Panangkaran, Mataram terpecah menjadi 2 kerajaan yaitu Mataram Hindu dan Mataram Budha.
  • Dua Kerajaan bersatu lagi dengan adanya pernikahan Rakai Pikatan( Sanjaya) dan Pramodhawardhani ( Syailendra ).
  • Pusat Kerajaan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur sepeninggal Raja Wawa. Dipindahkan oleh Empu Sindok dan mendirikan Dinasti Isyana.

Raja Mataram Kuno

Sanna

Sanjaya

Rakai Panangkaran

Warak                                                                                                         Bhanu

Garung                                                                                                      Wisnu

Pikatan                                                                                                      Indra

Samaratungga

Pramodhawardhani                                      Balaputradewa

Mataram Hindu                                                          Mataram Budha

Raja Mataram berikutnya :

  1. Rakai Kayuwangi
  2. Rakai Watuhumalang
  3. Balitung
  4. Raja Daksa
  5. Raja Tulodong
  6. Wawa

Setelah itu, pusat kerajaan dipindahkan ke Jawa timur dengan dipimpin Dinasti Isyana. Rajanya:

  1. Empu Sindok
  2. Sri Isyanatunggawijaya
  3. Makutawangsawardhan
  4. Sri Dharmawangsa Teguh Anantawikramatunggadewa (terjadi peristiwa Pralaya)

Pada peristiwa pralaya, Airlangga berhasil menyelamatkan diri. Airlangga mendirikan kerajaan Kahuripan. Pada akhir pemerintahannya Kahuripan dibagi 2 yaitu Kerajaan Kediri / Panjalu dan Jenggala.

4.MEDANG KAMULAN

  • Diperintah oleh Dinasti Isyana. Kerajaan ini berdiri berawal dari pemindahan kerajaan Mataram Kuna ke Jawa Timur oleh Empu Sindok.
  • Raja Medang Kamulan antara lain :
  1. Empu Sindok
  2. Sri Isyana Tunggawijaya
  3. Makutawangsa wardhana
  4. Dharmawangsa

5.KERAJAAN KAHURIPAN

Berdirinya Kerajaan Kahuripan

  1. Makutawangsa Wardhana memiliki anak yaitu Dharmawangsa dan Mahendradatta. Pada saat Dharmawangsa diserang oleh Raja Wura- Wari, hanya Airlangga ( anak Mahendradatta ) dan Narottama yang selamat.
  2. Airlangga mendirikan kerajaan Kahuripan.
  3. Pada akhir masa pemerintahan Airlangga mengundurkan diri sebagai raja dan menjadi pendeta. Untuk mencegah perang, kerajaan Kahuripan dibagi menjadi 2 yaitu kerajaan Kediri dan Jenggala.

6.KERAJAAN SRIWIJAYA

  • Letak : Palembang
  • Peninggalan :

1. Prasasti Kedukan Bukit ( isi : perjalanan suci Dapunta Hyang)

2. Prasasti Talangtuo ( isi : pembuatan taman Sriksetra)

3. Prasasti Palas Pasemah(isi : Lampung sudah dikuasai Sriwijaya)

4. Prasasti Kota Kapur (isi : usaha Sriwijaya untuk menaklukkan Jawa)

5. Prasasti Karang Berahi (isi: doa agar Sriwijaya dihindarkan dari         kejahatan)

6. Prasasti Telaga Batu ( isi : kutukan dan ancaman raja untuk rakyat yang tidak taat pada raja )

  • Masa Kejayaan Sriwijaya ( Balaputradewa )

Kemajuan yang dialami :

  1. Menjadi kerajaan maritim
  2. Menguasai perdagangan nasional dan internasional
  3. Wilayah kekuasaan cukup luas ( negara nasional I Indonesia)
  4. Pusat perkembangan agama Budha Mahayana di Asia Tenggara

Kemunduran Sriwijaya

  • Terjadi pada akhir abad ke 12.
  • Penyebab :

1. Serangan kerajaan Colamandala

2. Perkembangan kerajaan di Thailand

3. Banyak wilayah yang melepaskan diri

4. Kemunduran dalam bidang ekonomi dan perdagangan

7 .KERAJAAN KEDIRI

Raja pertama Sri Samarawijaya

Raja berikutnya :

  1. Raja Sri Bameswara
  2. Raja Jayabaya
  3. Raja Sarweswara
  4. Sri Aryeswara
  5. Sri Gandra
  6. Kameswara
  7. Kertajaya

Kerajaan Kediri dikalahkan ken Arok dalam pertempuran di desa Ganter dekat Pujon( Malang)

8.KERAJAAN SINGASARI

  • Pendiri : Ken Arok. Dia membunuh Tunggul ametung dan mendirikan Dinasti Rajasa / Girindra
  • Raja berikutnya :
  1. Anusapati ( anak Tunggul Ametung)
  2. Tohjaya ( anak Ken Arok dan Ken Umang)
  3. Wisnuwardhana
  4. Kertanegara ( masa kejayaan)

Kemunduran : ekspansi Jayakatwang dari Kediri, konflik dengan Khubilai Khan,dll.

8.KERAJAAN MAJAPAHIT

  • Pendiri : Raden Wijaya
  • Raja – raja :

1. Raden Wijaya

2. Jayanegara

3. Tribuwanatunggadewi Jayawisnuwardhani

4. Hayam Wuruk

5. Wikramawardhana

6. Suhita

7. Kertawijaya

8. Rajasa Wardhana

9. Purwawisesa

10. Brawijaya V

  • Faktor Keruntuhan Majapahit :

1. Meninggalnya Hayam Wuruk dan Gajahmada

2. Politikyang sentralistik pada Gajahmada

3. Perang Paregreg ( Bhre wirabumi memberontak terhadap Raja Wikramawardhana )

4. Berkembangnya agama Islam di pesisir utara Pulau Jawa

PERKEMBANGAN MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN SERTA PEMERINTAHAN PADA MASA PENGARUH ISLAM DI INDONESIA

 

SALURAN ISLAMISASI DI INDONESIA

Sekitar abad 7 sampai 13 masehi islam mulai dikenal di Indonesia. Mula- mula yang berperan adalah pedagang Islam dari Gujarat, India. Saluran yang lain adalah

  • Perkawinan
  • Budaya / kesenian
  • Guru tasawuf, dll.

KERAJAAN YANG BERCORAK ISLAM DI INDONESIA

  1. 1.      Samudera Pasai

Pendiri : Meurah Silau ( Sultan Malik Al Saleh )

Letak : Muara sungai Pasangan ( Pasai )

Raja           :  1. Sultan Malik Al Saleh

2. Malik Al Zhahir

3. Sultan Ahmad Perumadal Perumal Kerjasama Dengan India (Perdagangan)

Latar belakang : semula di bawah kekuasaan kerajaan Pedir dan melepaskan diri.

Kemunduran /keruntuhan :

1. Serangan Majapahit

2. Mundurnya perdagangan

2. Kerajaan Aceh

Pendiri : Sultan Ali Mughayat Syah

Raja   : 1. Sultan Ali Mughayat Syah

2. Sultan Alauddin Riayat Syah

3. Sultan Iskandar Muda

4. Sultan Iskandar Thani

5. Syafiatuddin Syah

Kemunduran Aceh

1. Pengganti Sultan Iskandar Muda tidak cakap

2. Pertentangan penganut Nurrudin Arraniri dengan penganut Syamsudin as Samatrani

3. Banyak wilayah yang melepaskan diri

4. Persaingan antara ulama dan bangsawan

5. Kekalahan Aceh melawan Portugis di Malaka, dll

3. Demak

Latar Belakang

Demak yang semula dibawah kekuasaan Majapahit melepaskan diri

Kerajaan Demak didirikan oleh raden Patah ( keturunan Raja Brawijaya V  dan puteri Cina)

Raja-Raja Demak

  1. Raden Patah

-Melakukan perluasan wilayah sampai Jepara, Semarang, Tegal, Cirebon, Lasem, Tuban,

Gresik, Palembang,Jambi,Banjar Dan Maluku.

-Pernah menyerang malaka denagn dipimpin Pati Unus

  1. Pati Unus

-Memiliki gelar :Pangeran sabrang Lor

-Memperkuat armada laut untuk menghindari masuknya Portugis

2. Trenggana

  • Menyerang pajajaran dan Majapahit
  • Merebut  Sunda Kelapa dipimpin Faletehan

Kemunduran Demak

Sepeninggal Sultan Trenggana, terjadi perebutan kekuasaan antara Arya Penangsang dan Hadiwijaya.

  • * Hadiwijaya dibantu Ki Ageng Pemanahan dan Sutawijaya berhasil mengalahkan Arya Penangsang
  • * Hadiwijaya mendirikan kerajaan Pajang

4. Kerajaan Pajang

Raja-Raja Pajang

  1. Hadiwijaya

Memberi hadiah kepada Ki Ageng Pemanahan berupa wilayah sekitar Kotagede, sekaligus menjadi bupati di daerah itu

b.   Pangeran Benawa

-Sempat direbut Arya Pangiri tapi rakyat tidak menyukai pemerintahan Arya Pangiri, Pangeran Benawa kembali mengambil tahta kerajaan

-Setelah berhasil merebut lagi tahta, Benawa merasa tidakmampu memerintah kerajaan, tahta      kerajaan diserahkan kepada Sutawijaya

5. Mataram Islam

Latar Belakang

Keberhasilan Ki Ageng Pemanahan dan Sutawijaya dalam membantu Sultan Hadiwijaya untuk mengalahkan arya penangsang. Sultan hadiwijaya menghadiahi alas mentaok

Raja-Raja Mataram Islam

a.   SUTAWIJAYA ( 1586- 1601)

*Gelar : Panembahan Senapati Ing Alaga Sayidin Panatagama

*Terjadi perselisihan dengan Bupati Madiun, Pasuruan dan Demak

b.     MAS JOLANG ( 1601- 1613)

Gelar : Sultan Hanyokrowati

Terjadi perselisihan dengan para Bupati pesisir

Wafat dalam usaha menyatukan kembali wilayah Mataram Islam

Wafat di Krapyak sehingga sering disebut Pangeran seda Krapyak

c.SULTAN AGUNG HANYAKRAKUSUMA/ MAS RANGSANG (1613- 1645)

Gelar : Sultan Agung Senapati ing Alaga Ngabdurrahman Kalifatullah

Terbagi menjadi 2 periode :

1. Periode Penyatuan Negara (1613- 1629)

2. Periode Pembangunan (1629- 1645)

Raja berikutnya : Amangkurat I dan Amangkurat II

Kemunduran Mataram Islam

  • Amangkurat I melakukan kerjasama dengan VOC
  •  Amangkurat II wilayah kerajaan semakin sempit
  •  Puncaknya terjadi Perjanjian Giyanti ( 1755)

Isi Perjanjian Giyanti:

Mataram Islam terpecah menjadi 2 kerajaan yaitu :

1. Kasultanan Yogyakarta yang dipimpin Sri Sultan Hamengku Buwono  I

2. Kasunanan Surakarta yang dipimpin Sunan Pakubuwono III

6. Kerajaan Cirebon

Letak : Cirebon

Raja-Raja Cirebon:

  1. Fatahillah( Sunan Gunung Jati)

Memerintah tidak lama karena menekuni bidang agama

  1. Panembahan Ratu

Akhir sejarah Kerajaan Cirebon terpecah menjadi dua yaitu Kasepuhan dan Kanoman

7. Kerajaan Banten

Letak : selatan daerah Banten

Raja-Raja Banten:

  1. Sultan Hasanudin

Perdagangan cukup maju

  1. Yusuf

Melakukan perluasan wilayah ke pedalaman. Kerajaan Pajajaran dapat dikuasai tapi tidak semua mau menganut Islam( Badui)

  1. Maulana Muhammmad

Memperluas wilayah ke Palembang

  1. Abdul Mufakir

Dibantu Ranamenggala dan mengalami kemajuan

  1. Sultan Ageng Tirtayasa

Terjadi perang antara Sultan Ageng melawan Sultan Abdul Kahar ( puteranya ). Abdul Kahar didukung VOC

8. Kerajaan Makassar/ Gowa Tallo

*  Letak : Sulawesai Selatan

*  Masuknya Islam ke kerajaan Makassar atas dakwah Datuk ri Bandang dan Sulaeman

*  Raja Kerajaan Makassar

a. Sultan Alauddin

b. Muhammad Said

c. Sultan Hasannudin

* Kemajuan kerajaan dipengaruhi karena selat Malaka dikuasai oleh Portugis dan majunya perdagangan.

* Kemunduran /keruntuhan kerajaan dikarenakan adanya perjanjian Bongaya

9. Kerajaan Ternate Tidore

a.  Kerajaan Ternate

* Ibukota : Sampalu ( Ternate)

* Puncak kejayaan : Sultan Baabullah

* Membentuk Uli Lima ( Ternate, Obi, Bacan, Seram dan Ambon )

* Dimasuki Portugis

b.   Kerajaan Tidore

            *  Puncak kejayaan : Raja Nuku

* Semula hidup berdampingan baik dengan kerajaan Ternate, tapi setelah Portugis dan  Spanyol masuk kedua kerajaan mengalami pertikaian

* Membentuk Uli Siwa ( Tidore, Jailolo, Makyan, Kai, Pulau Raja Ampat dan pulau di sekitar Papua)

* Dimasuki Spanyol

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s